Manggarai Barat

Senin, 17 Februari 2020 - 09:13 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Persawahan Lodok yang terdapat di Desa Poco Ruteng kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Persawahan Lodok yang terdapat di Desa Poco Ruteng kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Sawah Lodok Lembor, Spot Wisata Baru di Manggarai Barat

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Desa poco Ruteng kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat ditetapkan menjadi salah satu desa wisata dari 64 desa wisata lainya oleh dinas Pariwisata dan budaya di Kabuaten Manggarai Barat.

Penetapan desa Poco Ruteng menjadi desa wisata memacu pemerintah desa untuk terus mengembangkan spot wisata yang ada daerah persawahan Lembor itu.

Wilfridus Feryarto Seldy, kepala desa Poco Ruteng mengaku senang dengan upaya pemerintah daerah Manggarai Barat yang menetapkan desanya menjadi bagian dari desa wisata.

“Memang setelah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata baru untuk Kab. Manggarai Barat, Pemerintah Desa bersama masyarakat dengan rasa senang dan bangga membangun wisata Lodok sesuai dengan kondisi lokasi persawahan yang ada di areal Wae Nakeng”, papar Fridus kepada floreseditorial.com, Senin (17/2/2020).

Kata dia, hingga pada saat ini telah terbentuk kelompok Sadar Wisata untuk menjaga serta mengembangkan lokasi wisata sawah Lodok tersebut.

“Kami mendirikan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang bernama Sompang Lodok yang dikelola oleh sejumlah anak muda. Pokdarwis yang terbentuk itu bagian kegiatan dari BUMDES Poco Rutang”, terangnya.

Dia berharap agar spot sawah lodok di kecamatan Lembor tersebut mampu menembus pasar wisata sehingga turut meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat sekitar.

Untuk diketahui, masuk ke lokasi sawah lodok hanya dibiayai Rp. 5.000 tiket masuk. Disana anda dapat melihat pemandangan persawah yang berbentuk  jaring laba-laba.

Adapun jarak yang ditempuh dari Labuan Bajo menuju lokasi ialah sekitar 70 menit jika menggunakan kendaraan roda dua atau 90-120 menit jika menggunakan roda 4.

Laporan : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 520 kali

Baca Lainnya
x