Manggarai TImur

Sabtu, 22 Februari 2020 - 04:20 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Beberapa warga Lokal menikmati pemandian air panas Rana Roko (Foto: TeamYPF/Will Susu)

Beberapa warga Lokal menikmati pemandian air panas Rana Roko (Foto: TeamYPF/Will Susu)

Bersetubuh Dengan Hangatnya Belaian Rana Roko

Floreseditorial.com, Borong – Anda tentu tidak asing lagi dengan istilah Taman Eden. Taman Eden adalah gambaran salah satu tempat yang sangat indah yang ditempati oleh Manusia Pertama (Adam dan Hawa) yang berada di dalam kitab suci orang Nasrani.

Gambaran keindahan Taman Eden ini sepertinya layak jika disematkan ke salah satu lokasi yang berada di Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan borong Kabupaten Manggarai Timur. Lokasi itu adalah lokasi pemandian air panas Rana Roko.

Air panas Rana Roko, merupakan salah satu aset wisata Manggarai Timur, yang masih tersembunyi keberadaannya dan belum banyak diketahui publik. Pemandangan alam yang sangat eksotis mampu memanjakan mata para pengunjung yang bersafari ke kawasan ini.

Jalan yang berkelok-kelok dihiasi pemandangan pepohonan hutan yang berada di sekitar lokasi menuju Rana Roko, turut menambah keindahan alam di Danau yang Kabupaten Manggarai Timur itu.

Dari bahasa lokal setempat, Rana berarti Danau dan Roko yang berarti mengambil degan istilah kusus yang lebih kepada mengambil milik orang lain. Jadi, rana roko dapat diartikan sebagai danau yang diambil dari orang lain.

Untuk bersafari ke danau air panas Rana Roko anda akan menjumpai panorama alam yang sangat indah, sejuknya hawa pepohonan yang masih dijaga keasrian lokalnya membawa kebahagiaan bagi para penikmat air panas Rana Roko.

Selain itu, dinginnya aliran sungai Wae Pake yang terletak persis di bawah kaki Rana Roko memberi kesegaran tersendiri usai bercengkerama dengan air panas Ranaroko.

Letak lokasi air panas Ranaroko berjarak sekitar 5 KM dari Borong, ibu kota kabupaten Manggarai Timur. Sedangkan pada lingkungan Tanggo – Wejangkalo sebagai sumber datangnya mata air panas Rana Roko hanya berjarak sekitar 500 M dari bibir jalan lintas flores.

Untuk sementara diketahui dinas pariwisata kabupaten Manggarai Timur telah dihadiahkan lokasi ini oleh masyarakat setempat terkait dengan kepemilikan tempat air panas Ranaroko.

Sementara itu desakan degan harapan adanya tindakan dari pemerintah Matim agar secepatnya mengolah Rana Roko menjadi aset wisata dari warga terus berdatangan.

Salah satu remaja asal Tanggo, Theodorus Mulu, (18) yang di hampiri wartawan saat mereka sedang keasyikan bersetubuh degan nikmatnya air panas Ranaroko mengatakan harus adanya perhatian serius dari pemerintah Matim menjadikan Rana Roko sebagai aset wisata.

“Harus ada bangun kolam, dan penataan lainnya biar para pengunjung dalam dan luar negri bisa tertarik , sebab tempatnya sudah diserahkan oleh warga setempat kepada dinas pariwisata kabupaten Manggarai Timur,” ungkap Mulu.

Ungkapan Lain pun turut disumbangkan oleh ALex Ruma salah seorang warga Tanggo,

“Air panas roko sudah sangat lama digunakan oleh masyarakat setempat, kita kalau ingin menghangatkan badan kita datang kesitu. Apa lagi ketika usai melakukan pekerjaan berat,” kata Alex.

Konon kata Alex, beberapa orang sembuh dari penyakit kulit ketika mandi di sana.

Sementara itu Musrembang tingkat kelurahan Kotandora tahun 2020 yang digelar di Kecamatan Borong sudah mencentil soal akses jalan menuju Rana Roko pada masa jabatan baru lurah Save Songku.

Pada Musrembang yang dilakukan beberapa pekan lalu, Songku mengatakan agar warga lingkungan Tanggo, mendapat program jalan ke Rana Roko.

Selain berguna untuk masyarakat setempat, juga dapat menambah aset pemerintah kabupaten Manggarai Timur.

“Tetapi kita tunggu saja, semoga usulan terkait isi dari Musrenbang bisa terwujud dari kecamatan hingga kabupaten induk di Lehong, Manggarai Timur,” paparnya.

Sementara itu perlu diketahui dana yang masuk dikelurahan melalui APBD sebesar Rp 780.000.000 Juta. Degan perincian pembangunan seperti dana fisik senilai Rp 540 juta , dana pemberdayaan Rp 100 juta, dan dana rutin sebesar Rp 120 juta.

Laporan: Will Susu

Artikel ini telah dibaca 263 kali

Baca Lainnya
x