Nagekeo

Jumat, 19 Juni 2020 - 15:32 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Pantai Anakoli, merupakan salah satu tempat wisata yang menarik di Nagekeo.(Foto: Kornelius Rahalaka)

Pantai Anakoli, merupakan salah satu tempat wisata yang menarik di Nagekeo.(Foto: Kornelius Rahalaka)

Menelusuri Pesona Pariwisata Nagekeo

Mbay, floreseditorial.com – Nagekeo adalah salah satu kabupaten di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten Nagekeo merupakan sebuah daerah otonom, hasil pemekaran dari Kabupaten Ngada pada tahun 2007 silam. Luas wilayah daratan mencapai 1.416,96 km dan luas perairan yakni 379.493,40 dengan panjang pantai mencapai 131,40 km.

Nagekeo bertopografi daratan, berbukit dan bergunung-gunung dengan puncak gunung tertinggi yaitu Ebulobo yang memiliki ketinggian mencapai 2.149 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini tergolong beriklim tropis dengan curah hujan hampir merata di setiap daerah. Nagekeo terkenal kaya akan potensi sumber daya alam terutama pariwisata, baik wisata alam, budaya, sejarah dan kesenian yang masih terpelihara keasiliannya.
Berbagai objek wisata dan atraksi seni dan budaya dapat dijumpai di wilayah ini. Daerah ini juga memiliki keragaman flora dan fauna serta peninggalan kepurbakalaan dengan nilai sejarah tinggi sebagai way of life masyarakatnya. Kekayaan sumber daya alam dan pariwisata boleh dibilang masih sebagian kecil yang dikenal oleh wisatawan terutama wisatawan mancanegara.

Pantai Kota Jogo, merupakan salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. (Foto: Kornelius Rahalaka)

Mbay sebagai Ibu Kota Kabupaten Nagekeo terhubung melalui jalur transportasi se-daratan Flores dari ujung timur Pulau Flores di Larantuka sampai ke ujung barat pulau Flores di Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat. Untuk mencapai Kabupaten Nagekeo, bagi Anda yang berasal dari luar Pulau Flores, Anda dapat menggunakan transportasi penyeberangan laut dari Kupang melalui pelabuhan Pelni Aimere, Kabupaten Ngada atau Pelabuhan Marapokot di Mbay serta Pelabuhan Ipi di Kabupaten Ende.

Namun, jika hendak menggunakan jasa transportasi udara, Anda bisa melalui Bandar Udara Turelelo di Soa, Kabupaten Ngada atau Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman di Kabupaten Ende. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan moda transportasi darat. Terdapat beberapa pilihan transportasi darat dari Bajawa atau dari Ende dengan menggunakan bus antar kota dengan biaya yang relatif murah yakni Rp 50.000 – Rp 100.000 atau bisa melalui jasa travel agent yang selalu siap mengantar Anda ke tempat tujuan wisata.

Terdapat beragam objek wisata di wilayah ini yang dapat Anda nikmati. Bendungan Sutami merupakan salah satu objek wisata pilihan menarik. Bendungan ini terletak hanya sekitar 2 km dari pusat kota. Bendungan yang mampu mengairi sekitar 6.500 hektar sawah ini termasuk salah satu bendungan tertua di Flores yang dibangun tahun 1973 lalu. Selain sebagai pusat irigasi, Ia juga menyuguhkan pemandangan yang indah dan menyenangkan bagi Anda yang ingin berekreasi bersama keluarga atau Anda yang sedang melakukan perjalanan wisata.

Menelusuri gua-gua alam peninggalan sejarah di sejumlah wilayah di kota Mbay dan sekitarnya menjadi aktivitas pariwisata yang eksotis dan menantang. Terdapat sekitar 33 titik gua atau bunker peninggalan sejarah pada masa kolonial. Gua-gua alam tersebut dapat Anda temukan di balik bukit-bukit savana berwarna keemasan di kala musim panas tiba yang membentang luas di wilayah Mbay, Kecamatan Aesesa.
Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan petualang ke tempat-tempat tersebut disarankan untuk memakai pakaian tertutup demi menghindari goresan ilalang dan semak-semak berduri yang bertebaran di sepanjang jalan setapak. Sepatu yang nyaman dan topi untuk melindungi diri dari panas tak lupa membawa bekal/snack secukupnya dan tak lupa membawa serta kamera untuk mengabadikan setiap momen yang ada. Berjalan melintasi alam menelusuri gua-gua alam dapat memberikan Anda kepuasan tiada tara sekaligus memberikan Anda untuk belajar mencintai alam.

Pada hakikatnya, berwisata atau berekreasi bertujuan untuk memberikan rasa senang dan kenikmatan bagi setiap wisatawan. Suasana nyaman, aman, santai, gembira dan bahagia merupakan tujuan utama berwisata. Karena itu, pesisir pantai merupakan salah satu tempat wisata yang paling digemari oleh para wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Tidak heran, jika pantai Nangadhero, Maropokot, Tonggurambang, Nggolonio, Lengkosambi, di pantai utara dan Mauponggo, Nagaroro di Pantai Selatan merupakan objek-objek wisata alam pantai yang ramai dikunjungi wisatawan terutama pada musim liburan tiba.

Selain menikmati sensasi alam pantai bersama pasir putih dan laut biru yang tenang dan jernih, di beberapa titik lokasi Anda disuguhi pula aktivitas yang menawarkan sensasi yakni merelaksasi tubuh dengan berendam diri di sumber air panas alami seperti di Tonggurambang yang terletak tidak jauh dari bibir pantai Nangadhero, Maropokot. Kolam air berkadar garam dan belerang ini disebut-sebut sangat baik untuk therapi kulit atau merelaksasi tubuh yang sedang pegal linu. Setelah berelaksasi, Anda dapat menikmati ikan bakar atau air kelapa muda yang disiapkan oleh warga setempat. *(Kornelius Rahalaka)

Artikel ini telah dibaca 409 kali

Baca Lainnya
x