Ende

Kamis, 2 Juli 2020 - 13:21 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Suasana pariwisata Pantai Ria, pasca new normal. (Foto: Rian Laka)

Suasana pariwisata Pantai Ria, pasca new normal. (Foto: Rian Laka)

Geliat Pantai Ria di Masa New Normal

Ende, floreseditorial.com – Berkunjung ke tempat wisata lokal bernama Pantai Ria, dapat menyulap pikiran frustrasi menjadi segar, tenang, dan enjoy. Batepa tidak. Lokasi wisata di bibir pantai bujur arah selatan, Jalan Bakti, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende itu membuat kita betah bersenandung dengan alam sekitar. Apalagi, menjelang senja menjamah bulir mata. Raga yang awalnya loyo, lesuh, kaku dan berantakan bakal pulih saat berada di tempat itu. Sepertinya dalam seketika, semua letih lesu bakal terbayar lunas. Menatap alam laut, bulir-bulir ombak pecah memelas, sunset yang memancarkan gairah sensualnya menambah keindahan di pantai itu.

Kepenatan sekian lama dipupuk selama work from home akan sirna ketika mendaratkan langkah di bumi Kelimutu, Ende, Flores, NTT.

Memang selama pandemi corona, wisata lokal Pantai Ria dan sejumlah cafe, kuliner kelihatan sepi. Ribuan mata yang sering memanjakan di pantai itu terasa mati gaya.

Pemandangan di Pantai Ria sejauh mata memandang. (Foto: Rian Laka)

Kepada floreseditorial.com, Kamis (2/7/2020), Anselmus, mengatakan, sejak badai pandemi corona menyerang perut bumi, tiap negara rata-rata melakukan perlawanan. Bahkan hampir setiap Negara beraset pariwisata, termasuk Indonesia umumnya dan Flores khususnya harus merasakan kekalahan dalam ‘perang’ melawan badai corona. Terbukti, tidak hanya Komodo, Danau Kelimutu, wisata lokal seperti Pantai Ria pun mati suri.

“Puji Tuhan, Presiden Jokowi “cepat-cepat” memutuskan untuk berdamai dengan virus corona. Sehingga wajah pariwisata di Indonesia tersenyum kembali. Karena sembuh dari mati suri tiga bulan lamanya,” tutur Anselmus

Bayangkan saja, tiga bulan lamanya rakyat di-rumah-kan, membuat kebebasan masyarakat untuk berpergian keluar rumah atau berwisata ke sejumlah destinasi termasuk Pantai Ria, digembok sementara. Apa boleh buat? Badai virus corona bikin semuanya jadi berantakan.

Penat, sumpek, gerah, malas semuanya terasa sekali selama pemerintah belum berlakukan new normal. Sejak Gubernur Laiskodat turunkan instruksi new normal hingga masyarakat Ende dengan senang hati menyambut kehidupan baru itu.

Menurut Wati, sejak diberlakukan new normal, pengunjung Pantai Ria merasa senang. Kendati dalam aktivitas setiap hari, tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan, tetapi setidaknya bersyukur. Bahwa dengan proses kehidupan baru ini, dapat terhindar dari badai virus corona. Tutur Wati. (Rian Laka)

Artikel ini telah dibaca 414 kali

Baca Lainnya
x