Ende

Minggu, 12 Juli 2020 - 16:14 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Pengguntingan pita peresmian market kelimutu. (Foto: Rian Laka)

Pengguntingan pita peresmian market kelimutu. (Foto: Rian Laka)

Wisata Kelimutu Dibuka Kembali

Ende, floreseditorial.com – Semenjak pandemi corona, semua sektor usaha ekonomi produktif mengalami fase krisis. Dunia pariwisata, misalnya, banyak pelaku usaha itu gigit jari. Sebab, pengunjung dilarang melakukan trip wisata ke seluruh destinasi simpul wisata di Indoensia.

Tidak mengherankan, omset harian yang dipanen pelaku pariwisata menurun drastis. Pelaku wisata di Danau Kelimutu sangat terasa. Buktinya, rental mobil, home stay, perhotelan, rumah makan, maupun pedagang-pedagang di area kawasan Danau Kelimutu, babak belur. Sumber pendapatan harian mereka seperti mengalami ‘tidur nyenyak’.

Salah satu pesona wisata yang telah menyihir wisatawan dunia adalah Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Bayangkan saja, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ende dari tempat wisata itu sebelum corona menembus angka ratusan rupiah per bulan, akhirnya hanya tinggal cerita belaka.

Seremoni Berbuah Harapan

Sejak Presiden Jokowi umumkan new normal beberapa waktu lalu, Jumat (10/7/2020), Bupati Ende, Achmad Djafar, didampingi Ketua DPRD Ende, Fransisikus Taso dan Kepala TN Kelimutu, Agusetia Sitepu dan sejumlah jajaran OPD Setda Kabupaten Ende, scara resmi membuka kembali lokasi Danau Kelimutu, sebelumnya ditutup.

Pembukaan kembali lokasi itu ditandai pengguntingan tali pita sebanyak dua kali oleh Bupati Ende, baik di pintu pertama dan kedua menuju Danau. Pengguntingan pita ini menjadi tanda bahwa akses pintu masuk telah resmi dibuka bagi semua wisatawan lokal, domestik maupun Internasional.

Bupati Djafar, dalam sambutannya, memberikan semangat dan harapan baru kepada seluruh pelaku pariwisata TN Kelimutu. Bupati mengharapkan para pelaku pariwisata dapat memainkan peranan dalam mendukung pariwisata Danau Kelimutu agar lebih maju.

Menurutnya, dengan dibukanya kembali Taman Nasional Kelimutu tentu akan memberi dampak bagi ekonomi masyarakat di TN Kelimutu Ende, Flores, NTT. Karena itu, pengelolaan pariwisata Kawasan Danau Kelimutu mesti menyentuh berbagai aspek. Tidak hanya menyangkut keindahan Tiwu Telu atau Tiga Warna Danau Kelimutu, tetapi atraksi budaya, kuliner lokal. Karena itu, semua sektor itu dihidupkan hingga mendongkrak omset kunjungan wisatawan ke Danau Kelimutu.

Sementara, Agusetia Sitepu mengatakan, pada akhir Juni 2020 lalu, TN Kelimutu, telah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan kurang lebih 10 hari. Simulasi itu dilakukan agar para pengunjung baik wisatawan lokal, domestik maupun international yang akan berkunjung harus mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi waktu itu kita buka untuk simulasi. Pengunjungnya membludak, sehingga protokol kesehatan akhirnya sulit diterapkan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, mengantisipasi lonjakan pengunjung, maka Kepala TN Kelimutu memutuskan mekanisme kunjungan dilakukan melalui pandaftaran secara online. Dengan batas maksimal dua ratus pengunjung setiap hari. (Rian Laka)

Artikel ini telah dibaca 402 kali

Baca Lainnya
x